View AllKuliner

Tech

Tips

Latest News

Sabtu, 13 Juni 2026

Dari Aula Nida El Adabi Lahir Pemimpin Muda Penggerak Organisasi Kemahasiswaan

Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi



BOGOR - Sabtu, 13 Juni 2026. Institut Nida El Adabi Parung Panjang Bogor kembali menyelenggarakan kegiatan yang penuh makna dan bernilai tinggi dalam kehidupan kampus, yakni Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Bisnis Syariah (MBS). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026 bertempat di Aula Gedung Institut Nida El Adabi, Parung Panjang, Bogor. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus yang terus berkembang dan berinovasi.


Kegiatan Sertijab dan Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan kampus yang turut memberikan dukungan moral dan kelembagaan terhadap jalannya organisasi mahasiswa. Di antara pejabat kampus yang hadir adalah Wakil Rektor Bidang Akademik, Ibu Reffy Ananda Rizki, MS.Ed, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bapak Abduh Fauzan Al Fatih, M.Pd. Kehadiran para pemimpin institusi tersebut mencerminkan komitmen Institut Nida El Adabi dalam memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan organisasi kemahasiswaan.


Selain jajaran Wakil Rektor, hadir pula para Kepala Program Studi yang turut menjadi bagian dari suksesnya kegiatan ini. Bapak Akhmad Kharis Kurniawan, M.Pd selaku Ketua Program Studi PAI dan Bapak Fachrul Hidayat, M.M selaku Ketua Program Studi MBS turut hadir memberikan dukungan dan arahan bagi para mahasiswa yang akan memimpin Himpunan Mahasiswa di program studi masing-masing. Kehadiran Kaprodi ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara akademik dan kemahasiswaan di Institut Nida El Adabi.


Turut hadir pula Dosen Pembimbing Akademik, Ibu Sadarela, M.Pd, yang selama ini telah memberikan bimbingan dan arahan kepada para mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan organisasi. Selain para pejabat kampus, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota demisioner Himpunan Mahasiswa PAI dan MBS yang telah menyelesaikan masa baktinya, serta seluruh calon pengurus Himpunan Mahasiswa PAI dan MBS yang siap mengemban amanah baru untuk periode berikutnya.


Kegiatan berlangsung dalam suasana yang khidmat, penuh semangat, dan sarat akan nilai-nilai kebersamaan serta tanggung jawab. Dengan hadirnya berbagai elemen civitas akademika, mulai dari pimpinan institusi, dosen, mahasiswa demisioner, hingga pengurus baru, kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari budaya organisasi yang sehat dan dinamis di Institut Nida El Adabi Parung Panjang Bogor. Rangkaian acara dirancang dengan tertib dan penuh makna untuk menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan mahasiswa.


Dalam sambutannya, Bapak Akhmad Kharis Kurniawan, M.Pd selaku Pembina Himpunan Mahasiswa PAI sekaligus Ketua Program Studi PAI menyampaikan bahwa pelantikan Himpunan Mahasiswa PAI yang dilaksanakan pada hari ini merupakan Himpunan Mahasiswa PAI angkatan kedua. Hal ini menjadi sebuah capaian yang membanggakan bagi Program Studi PAI, karena menunjukkan keberlangsungan organisasi kemahasiswaan yang terus tumbuh dan berkembang dari generasi ke generasi.


Bapak Akhmad Kharis Kurniawan, M.Pd juga menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih Himpunan Mahasiswa PAI, yaitu Tulus Ahmad Syururi, yang telah mendapatkan kepercayaan dan amanah baru untuk memimpin jalannya organisasi selama satu tahun ke depan, yakni pada periode 2026-2027. Beliau berpesan agar kepemimpinan yang baru dapat membawa Himpunan Mahasiswa PAI ke arah yang lebih baik, lebih inovatif, dan semakin bermanfaat bagi seluruh mahasiswa Program Studi PAI.


Sementara itu, Bapak Fachrul Hidayat, M.M selaku Pembina Himpunan Mahasiswa MBS sekaligus Ketua Program Studi MBS dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan Himpunan Mahasiswa MBS yang diselenggarakan secara serentak bersama PAI pada hari ini merupakan angkatan ketiga. Ini adalah sebuah pencapaian yang patut disyukuri dan menjadi bukti bahwa regenerasi kepemimpinan mahasiswa di Program Studi MBS berjalan dengan baik dan konsisten dari waktu ke waktu.


Bapak Fachrul Hidayat, M.M juga mengucapkan selamat kepada ketua terpilih Himpunan Mahasiswa MBS, yaitu Dyar Ilyas, yang kini mengemban amanah baru untuk memimpin Himpunan Mahasiswa MBS pada periode Juni 2026 hingga Desember 2026. Beliau berharap kepemimpinan Dyar Ilyas dapat membawa perubahan positif dan mampu menggerakkan seluruh anggota Himpunan Mahasiswa MBS untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan organisasi maupun kemahasiswaan secara luas.


Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah prosesi pelantikan yang dilaksanakan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bapak Abduh Fauzan Al Fatih, M.Pd. Dalam prosesi tersebut, para ketua terpilih beserta seluruh calon anggota Himpunan Mahasiswa Prodi PAI dan MBS resmi dilantik untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa pada periode yang baru. Momen pelantikan ini menjadi simbol nyata dari estafet kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan harapan.



Setelah prosesi pelantikan selesai dilaksanakan, para ketua terpilih beserta seluruh calon anggota Himpunan Mahasiswa Prodi PAI dan MBS mengucapkan sumpah janji pengurus. Sumpah janji tersebut dipandu langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bapak Abduh Fauzan Al Fatih, M.Pd. Pengucapan sumpah janji ini menjadi momen sakral yang menandai komitmen para pengurus baru untuk menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab kepada organisasi, kampus, dan seluruh mahasiswa.


Kegiatan Sertijab dan Pelantikan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh civitas akademika Institut Nida El Adabi. Bagi para demisioner, ini adalah saat yang tepat untuk melepaskan tanggung jawab dengan penuh kebanggaan setelah berhasil menjalankan amanah selama masa kepemimpinan mereka. Sedangkan bagi para pengurus baru, ini adalah awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan namun juga penuh kesempatan untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan almamater.


Pelantikan yang dilakukan secara serentak untuk dua Himpunan Mahasiswa, yakni PAI dan MBS, juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antar program studi di lingkungan Institut Nida El Adabi. Hal ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarmahasiswa lintas prodi, serta mendorong lahirnya sinergi yang positif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan ke depannya. Kebersamaan dua himpunan ini diharapkan menjadi modal kuat bagi tumbuhnya budaya organisasi yang solid dan harmonis.


Dengan terlaksananya Sertijab dan Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi PAI dan MBS ini, Institut Nida El Adabi Parung Panjang Bogor telah membuktikan komitmennya dalam membina dan mengembangkan organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan potensi mahasiswa. Diharapkan seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, membawa organisasi ke arah yang lebih maju, serta menjadi inspirasi bagi generasi mahasiswa berikutnya di Institut Nida El Adabi Parung Panjang Bogor.

Jumat, 05 Juni 2026

PT Red Eagle Management Sukses Gelar IPB Championship 2026 Libatkan Lebih dari 1600 Atlet dari Seluruh Indonesia

Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi



PT. Red Eagle Management kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga nasional melalui penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional IPB Championship 2026. Ajang bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026, dan sukses diselenggarakan di Gedung Graha Widya Wisuda IPB University, Bogor. Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda olahraga pencak silat nasional yang mendapat perhatian besar dari berbagai kalangan karena berhasil mempertemukan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia dalam satu arena kompetisi.


IPB Championship 2026 merupakan hasil kolaborasi antara IPB University dan PT. Red Eagle Management sebagai Event Organizer. Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan penyelenggara kegiatan olahraga dapat menghadirkan sebuah kompetisi yang berkualitas dan memberikan manfaat besar bagi pembinaan atlet. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarperguruan, sekolah, pesantren, perguruan tinggi, dan komunitas pencak silat dari berbagai wilayah.


Selama pelaksanaan kegiatan, ribuan pesilat hadir untuk mengikuti kompetisi yang mempertandingkan berbagai kategori usia. Mulai dari usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa, seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Selain kategori usia, pertandingan juga mencakup berbagai nomor yang diperlombakan, mulai dari kategori tanding, jurus, hingga prestasi yang menjadi daya tarik utama dalam kejuaraan ini.


IPB Championship 2026 secara resmi dibuka oleh jajaran pimpinan IPB University. Salah satu pejabat yang hadir dalam pembukaan adalah Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D., DAiCVIM selaku Wakil Rektor I IPB University. Kehadiran pimpinan kampus dalam seremoni pembukaan menjadi simbol dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang terus berkembang di kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.


Dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya datang dari pihak kampus. Berbagai lembaga dan instansi turut memberikan perhatian serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Dinas Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta Polsek Dramaga. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pencak silat memiliki posisi penting sebagai cabang olahraga yang terus mendapat perhatian dalam pembinaan atlet nasional.


Sambutan Wakil Rektor 1 IPB University Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D., DAiCVIM


Tingginya antusiasme peserta terlihat dari jumlah atlet yang mengikuti kompetisi. Tercatat lebih dari 1.600 atlet dari berbagai provinsi, kota, dan kabupaten di Indonesia turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Para peserta berasal dari sekolah, pesantren, perguruan tinggi, hingga perguruan silat yang membawa semangat dan harapan untuk meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.


Jumlah peserta yang sangat besar tersebut menjadikan IPB Championship 2026 sebagai salah satu kejuaraan pencak silat terbesar yang diselenggarakan pada tahun ini. Kehadiran ribuan atlet dari berbagai daerah tidak hanya menciptakan suasana kompetisi yang meriah, tetapi juga menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap olahraga pencak silat terus berkembang. Hal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pencak silat Indonesia yang semakin diminati oleh generasi muda.


Selama tiga hari pelaksanaan pertandingan, para atlet menunjukkan kemampuan terbaik mereka di setiap laga yang dijalani. Persaingan berlangsung ketat di seluruh kategori yang dipertandingkan. Meskipun demikian, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan persaudaraan yang selama ini menjadi bagian penting dalam olahraga pencak silat. Semangat saling menghormati antar atlet tetap terlihat meskipun mereka bersaing untuk meraih hasil terbaik.


Pada kategori prestasi, sejumlah kontingen berhasil menunjukkan performa yang membanggakan. S.P.A MP Sukabumi tampil sebagai salah satu kontingen paling konsisten dengan raihan prestasi di berbagai kelompok usia. Selain itu, SMI Kabupaten Bekasi, PPLM DKI Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, hingga Cileungsi Silat Academy juga berhasil mencatatkan hasil yang membanggakan dan membawa pulang gelar juara umum pada kategori masing-masing.


Tidak hanya penghargaan untuk kontingen, panitia juga memberikan apresiasi kepada para atlet yang tampil menonjol sepanjang kejuaraan. Penghargaan Pesilat Terbaik diberikan kepada atlet-atlet yang dinilai memiliki performa unggul, teknik bertanding yang baik, serta mental juara selama kompetisi berlangsung. Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah berjuang membawa nama baik daerah maupun institusinya.


Selain penghargaan bagi atlet, panitia juga memberikan apresiasi khusus kepada pihak-pihak yang berperan besar dalam kesuksesan penyelenggaraan kejuaraan. Penghargaan Pelatih Favorit, Pelatih Terbaik, dan Wasit Juri Terbaik diberikan kepada mereka yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membina atlet serta menjaga kualitas pertandingan. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas profesionalisme dan dedikasi yang telah diberikan selama kejuaraan berlangsung.


Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan dalam IPB Championship 2026 adalah keberhasilan S.P.A MP Sukabumi meraih gelar Grand Championship. Prestasi tersebut berhasil diraih setelah kontingen tersebut mengumpulkan total 17 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu selama berlangsungnya kompetisi. Raihan tersebut menjadi bukti konsistensi dan kualitas pembinaan atlet yang dimiliki oleh kontingen tersebut.


Direktur Utama PT. Red Eagle Management sekaligus Steering Committee IPB Championship 2026, Teuku Banta Rivan, S.H. ketika ditanya oleh pihak media menyampaikan "Semoga pencak silat indonesia semakin berprestasi go to olimpiade 2030 dengan hasil yang cemerlang , dengan adanya banyak ajang kejuaraan pencak silat yang selalu di asah dengan prestasi ajang perlombaan."


Teuku Banta Rivan, S.H. juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan dapat berjalan dengan lancar. Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada IPB University, IPSI, pemerintah daerah, aparat keamanan, sponsor, mitra, panitia, wasit juri, pelatih, ofisial, hingga seluruh atlet yang telah berpartisipasi dan menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung.


Direktur Utama PT. Red Eagle Management Teuku Banta Rivan, S.H


Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan IPB Championship 2026 merupakan hasil kerja sama dari banyak pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung kemajuan olahraga pencak silat Indonesia. Ia berharap kejuaraan ini dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet yang berkelanjutan sekaligus melahirkan generasi pesilat berprestasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Dengan berakhirnya rangkaian pertandingan, IPB Championship 2026 meninggalkan kesan positif sebagai ajang kompetisi, silaturahmi, dan pembinaan atlet yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pencak silat Indonesia.


Berikut merupakan hasil rekapan juara umum IPB Championship 2026.




Selasa, 19 Mei 2026

Dari Gelanggang ke Kampus IPB Championship 2026 Buka Peluang Golden Ticket bagi Atlet Berprestasi

Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi



Bogor — Menjelang pelaksanaan IPB Championship 2026, panitia resmi menggelar Technical Meeting (TM) bersama seluruh official, pelatih, dan perwakilan kontingen peserta. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman terkait teknis pertandingan, regulasi kejuaraan, tata tertib atlet, hingga mekanisme pelaksanaan selama kompetisi berlangsung.


Kejuaraan pencak silat tingkat nasional tersebut akan berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di Graha Widya Wisuda IPB University dan diperkirakan diikuti lebih dari 1.600 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari kategori usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pesantren, dan umum.


Dalam pemaparan jadwal pertandingan, panitia menjelaskan bahwa hari pertama akan diisi dengan pertandingan tanding dan jurus prestasi sekaligus acara pembukaan kejuaraan. Hari kedua dilanjutkan dengan semifinal dan final kategori prestasi serta pertandingan pemasalan. Sementara pada hari terakhir akan dilaksanakan pertandingan pemasalan, penutupan kejuaraan, dan pembagian hadiah kepada para juara.


Panitia juga menegaskan sejumlah tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta dan official selama kejuaraan berlangsung. Pendamping atlet diwajibkan menggunakan pakaian IPSI dan sabuk coach berwarna orange serta tidak diperkenankan memakai atribut perguruan ketika berada di sudut coach. Selain itu, pengambilan foto maupun video di area coach juga dilarang demi menjaga ketertiban pertandingan.


Untuk kategori tanding, aturan pakaian dibedakan berdasarkan kelompok usia. Atlet usia dini dan pra remaja masih diperbolehkan menggunakan pakaian perguruan, sedangkan kategori remaja dan dewasa wajib menggunakan pakaian IPSI resmi. Panitia juga mengatur ketentuan penggunaan hijab, panjang lengan pakaian, hingga larangan penggunaan logo selain IPSI pada seragam atlet.


Selain membahas regulasi pertandingan, Technical Meeting turut menjelaskan berbagai aturan keselamatan atlet. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan pelindung kemaluan dan body protector masing-masing. Atlet yang memakai behel harus menggunakan gumshield, sementara penggunaan kacamata sport wajib disertai surat dokter. Ketentuan ini diterapkan untuk meminimalisir risiko cedera selama pertandingan berlangsung.


Pada sesi regulasi tanding, panitia memberikan penjelasan rinci mengenai sistem poin dan aturan jatuhan. Counter attack hanya berlaku untuk kategori remaja dan dewasa, sementara jatuhan dinyatakan sah apabila diawali dengan tangkapan. Panitia juga menetapkan bahwa pertandingan dapat dihentikan apabila selisih poin mencapai batas tertentu demi menjaga keselamatan atlet.


Tidak hanya fokus pada kompetisi, IPB University juga menghadirkan Program Golden Ticket sebagai bentuk apresiasi kepada atlet berprestasi. Program ini memberikan kesempatan bagi atlet kategori remaja prestasi tingkat SMA/SMK/MA yang berhasil meraih Juara 1 untuk mengikuti seleksi jalur Golden Ticket IPB University.


Program Golden Ticket tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen IPB University dalam mendukung pembinaan atlet muda Indonesia melalui integrasi pendidikan dan olahraga. Atlet yang lolos nantinya akan mengikuti beberapa tahapan seleksi seperti verifikasi prestasi, sosialisasi kampus, evaluasi akademik, hingga wawancara sesuai ketentuan yang berlaku.


Panitia juga memastikan kesiapan penanganan medis selama kejuaraan berlangsung melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga dan BPJS Ketenagakerjaan. Atlet yang mengalami cedera saat pertandingan akan mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur, termasuk fasilitas rawat inap apabila diperlukan.


Melalui pelaksanaan Technical Meeting ini, seluruh peserta diharapkan dapat memahami regulasi pertandingan secara menyeluruh sehingga pelaksanaan IPB Championship 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan sportif. Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi nasional, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus pelestarian budaya pencak silat Indonesia.


Pelaksanaan IPB Championship 2026 mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari berbagai pihak, baik dari lingkungan akademik, organisasi olahraga, hingga lembaga pembinaan pencak silat di Indonesia. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa kejuaraan ini dipandang sebagai salah satu ajang penting dalam pembinaan atlet muda sekaligus pelestarian budaya bangsa melalui olahraga pencak silat.


Dari lingkungan kampus, kegiatan ini berada di bawah dukungan penuh IPB University melalui jajaran pimpinan universitas dan kemahasiswaan. Dalam susunan kepanitiaan tercantum bahwa pelindung kegiatan adalah Rektor Institut Pertanian Bogor, Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si. Selain itu, dukungan juga datang dari Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Direktur Kemahasiswaan, hingga Asisten Direktur Olahraga dan Kesenian Mahasiswa IPB University.


Kejuaraan ini juga mendapatkan rekomendasi dan dukungan dari organisasi pencak silat resmi di Indonesia, yakni Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia, IPSI Provinsi Jawa Barat, serta IPSI Kabupaten Bogor. Keterlibatan organisasi tersebut menunjukkan bahwa IPB Championship 2026 diselenggarakan dengan mengacu pada regulasi resmi pertandingan pencak silat nasional.


Selain IPSI, dukungan juga diberikan oleh KONI Kabupaten Bogor sebagai bentuk kontribusi dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah. Kehadiran KONI menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat legitimasi dan kualitas penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional ini.


Dalam proposal kegiatan juga dijelaskan bahwa dasar pelaksanaan IPB Championship 2026 mengacu pada berbagai regulasi nasional di bidang olahraga dan pendidikan. Di antaranya adalah Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional, Peraturan Pemerintah tentang penyelenggaraan kejuaraan olahraga, hingga Peraturan Presiden tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).


Panitia juga menyebutkan bahwa seluruh sistem pertandingan menggunakan Peraturan Pertandingan Pencak Silat Nasional Tahun 2025 yang disusun oleh Tim Kelompok Kerja (Pokja) PB IPSI. Hal ini memperlihatkan bahwa kejuaraan tidak hanya mendapatkan dukungan kelembagaan, tetapi juga mengikuti standar regulasi resmi pencak silat nasional.


Selain dukungan institusi dan organisasi olahraga, IPB Championship 2026 turut mendapat dukungan dari UKM Merpati Putih IPB sebagai pelaksana utama kegiatan bersama PT. ReD Eagle Management. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang profesional, tertib, dan berkualitas bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.


Dukungan besar dari berbagai pihak ini menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan IPB Championship 2026 sebagai ajang pembinaan atlet muda, pengembangan prestasi olahraga, sekaligus pelestarian budaya pencak silat Indonesia di tingkat nasional.

Sabtu, 28 Februari 2026

PK KNPI Kecamatan Cibinong Gelar Ramadhan Connect Rajut Toleransi Pemuda Lintas Iman

Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi


Cibinong - 28 Februari 2026. Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi antar sesama. Semangat inilah yang diangkat oleh PK KNPI Kecamatan Cibinong melalui sebuah kegiatan bertajuk “Ramadhan Connect: Ngabuburit Bareng, Ngobrol Lintas Iman”, yang diselenggarakan pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di GPIB Pengharapan Cibinong, Kabupaten Bogor.


Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai ini menjadi ruang perjumpaan bagi pemuda lintas agama untuk berdialog, berdiskusi, serta saling memahami perbedaan dalam suasana Ramadhan yang penuh kedamaian. Mengusung tema “Merajut Harmoni, Menguatkan Persaudaraan dalam Keberagaman Cibinong”, Ramadhan Connect hadir sebagai wujud nyata peran pemuda dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat multikultural dan multireligius, khususnya di Kecamatan Cibinong.


KNPI Kecamatan Cibinong sebagai Motor Persatuan Pemuda


Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Kecamatan Cibinong terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan nilai sosial dan kebangsaan. Melalui Ramadhan Connect, KNPI ingin menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai jembatan dialog antarumat beragama.


Ketua PK KNPI Kecamatan Cibinong, Yoga Triana Anshory, S.I.Kom, menegaskan bahwa Ramadhan adalah momen yang tepat untuk menyambungkan kembali tali silaturahmi lintas iman. Menurutnya, kebersamaan yang dibangun di bulan suci ini diharapkan dapat melahirkan kesadaran kolektif akan pentingnya hidup berdampingan secara damai.



“Tujuan dari kegiatan Ramadhan Connect ini adalah agar bulan Ramadhan ini menjadi sebuah momen untuk menyambungkan tali silaturahmi antar umat beragama,” - Sambutan Yoga Triana Anshory, Ketua PK KNPI Kecamatan Cibinong.


Yoga Triana Anshory menambahkan bahwa Kecamatan Cibinong merupakan wilayah dengan keberagaman latar belakang agama, suku, dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan ruang-ruang dialog yang sehat agar perbedaan tidak menjadi sekat, melainkan kekuatan dalam membangun kebersamaan.


Dialog Lintas Iman: Merawat Nilai Toleransi


Agenda utama Ramadhan Connect diisi dengan dialog dan diskusi pemuda lintas iman yang menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, S.H., serta Ketua Majelis Jemaat GPIB Pengharapan Cibinong, Pdt. Oeke Vally Hattu, M.Th. Hadir pula Ramdhan Agung Giri N, S.H. sebagai narasumber yang memberikan pandangan tentang pentingnya toleransi dan peran pemuda dalam menjaga keharmonisan sosial.


Dalam diskusi tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa toleransi merupakan nilai universal yang diajarkan oleh seluruh agama. Namun, dalam praktiknya, nilai tersebut sering kali belum sepenuhnya terimplementasi dengan baik di tengah masyarakat.


Jika berbicara soal toleransi, semua agama mengajarkan toleransi, namun terkadang implementasinya masih jauh dari apa yang diajarkan oleh agama. Oleh karena itu, dialog lintas iman menjadi salah satu cara efektif untuk menjembatani kesenjangan antara ajaran dan praktik kehidupan sehari-hari.


Sambutan Germasa: Harapan untuk Pemuda Cibinong


Kegiatan Ramadhan Connect juga mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Wakil Ketua Germasa, Zakaria Ginting, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif KNPI Kecamatan Cibinong yang telah menghadirkan ruang dialog lintas iman di bulan Ramadhan.


“Dengan kegiatan ini, bisa memperkuat hubungan dan toleransi antar agama, terutama di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor yang terdapat multiagama/multireligius. Harapan kami ke depannya agar para pemuda dan penerus bangsa senantiasa hidup rukun dan damai,” - Sambutan Zakaria Ginting, Wakil Ketua Germasa.


Pesan tersebut menegaskan bahwa kegiatan seperti Ramadhan Connect bukan hanya relevan untuk saat ini, tetapi juga menjadi investasi sosial jangka panjang dalam membangun generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan menjunjung tinggi nilai toleransi.


Berbagi Takjil: Aksi Nyata Kepedulian Sosial


Setelah rangkaian diskusi dan dialog lintas iman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa pembagian takjil. Yoga Triana Anshory selaku Ketua KNPI Kecamatan Cibinong bersama jajaran pengurus KNPI dan pihak GPIB Pengharapan Cibinong turun langsung ke pinggir jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.



Kegiatan pembagian takjil ini menjadi simbol nyata bahwa toleransi tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi juga diwujudkan melalui aksi bersama yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tanpa memandang latar belakang agama, takjil dibagikan kepada siapa saja yang membutuhkan, mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.


KNPI Kecamatan Cibinong dan Peran Strategis Pemuda


Melalui Ramadhan Connect, KNPI Kecamatan Cibinong kembali menegaskan posisinya sebagai organisasi pemuda yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap isu-isu sosial. Di bawah kepemimpinan Yoga Triana Anshory, KNPI Kecamatan Cibinong berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.


Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh bahwa pemuda mampu menjadi pelopor perdamaian dan agen perubahan sosial. Dengan dialog, kebersamaan, dan aksi nyata, perbedaan dapat dirajut menjadi kekuatan untuk membangun Cibinong yang harmonis.


Penutup


Ramadhan Connect bukan sekadar agenda ngabuburit, melainkan sebuah gerakan sosial yang sarat makna. Melalui dialog lintas iman dan aksi berbagi, KNPI Kecamatan Cibinong menunjukkan bahwa Ramadhan dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan lintas agama.


Diharapkan, kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara tahunan semata, tetapi menjadi inspirasi bagi komunitas pemuda lainnya untuk terus menumbuhkan nilai toleransi, persatuan, dan kedamaian. Dengan semangat kebersamaan yang diusung oleh KNPI Kecamatan Cibinong dan Yoga Triana Anshory sebagai Ketua, Cibinong diharapkan terus menjadi contoh wilayah yang rukun dalam keberagaman, serta melahirkan generasi muda yang mampu menjaga persatuan bangsa.

Jumat, 27 Februari 2026

Kebakaran Malam Hari Gegerkan Warga Ruko Di Cibinong Hangus Terbakar

Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi


Cibinong – Jum’at, 27 Februari 2026, masyarakat Cibinong dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda sejumlah bangunan di kawasan padat aktivitas. Kebakaran tersebut terjadi di Jalan Raya Jakarta–Bogor, tepatnya sebelum lampu merah kawasan Pemda Cibinong City Mall jika dilihat dari arah Bogor. Peristiwa ini terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.35 WIB, saat arus lalu lintas masih terbilang ramai dan aktivitas warga di sekitar lokasi masih berlangsung.


Api pertama kali terlihat berasal dari sebuah ruko yang sudah lama jarang ditempati oleh pemiliknya. Berdasarkan keterangan warga sekitar, ruko tersebut memang tidak aktif digunakan untuk kegiatan usaha maupun tempat tinggal. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang terjadi di dalam bangunan tersebut. Kondisi instalasi listrik yang tidak terawat serta minimnya pengawasan diduga menjadi faktor pemicu munculnya percikan api yang kemudian berkembang menjadi kobaran besar.


Naasnya, api dengan cepat merembet ke bangunan lain yang berada tepat di sebelah ruko tersebut. Beberapa toko terdampak, di antaranya sebuah toko terpal dan bengkel sepeda motor. Material bangunan yang mudah terbakar serta jarak antarruko yang berdekatan membuat api semakin sulit dikendalikan pada awal kejadian. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan melahap sebagian besar bangunan, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.


Kejadian tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan. Jalan Raya Jakarta–Bogor yang dikenal sebagai jalur utama penghubung antarwilayah pun dipenuhi oleh masyarakat yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Beberapa pengendara memilih menepi, sementara sebagian lainnya terpaksa memperlambat laju kendaraan karena kepadatan di sekitar lokasi kebakaran. Situasi sempat membuat arus lalu lintas tersendat, meski tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.



Beruntung, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan sigap tak lama setelah laporan diterima. Beberapa unit mobil pemadam langsung diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Petugas bekerja keras memadamkan api yang sudah terlanjur membesar. Tidak hanya menyemprotkan air dari luar bangunan, sejumlah petugas juga terlihat menaiki atap bengkel yang berada di samping ruko yang terbakar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar api tidak menjalar ke bangunan lain yang masih berdiri di sekitarnya.


Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis. Api yang terus berkobar memaksa petugas untuk bekerja ekstra dengan perlengkapan keselamatan lengkap. Sesekali terdengar suara runtuhan bagian bangunan yang terbakar, menambah ketegangan di lokasi kejadian. Meski demikian, berkat kerja sama yang solid dan respons cepat dari petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah beberapa waktu.


Hingga berita ini ditayangkan, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Informasi ini diperoleh dari keterangan warga dan petugas di lokasi kejadian. Namun demikian, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat beberapa bangunan dan peralatan usaha hangus terbakar. Pemilik toko dan bengkel yang terdampak terlihat pasrah menyaksikan sisa-sisa bangunan mereka yang rusak akibat amukan api.



Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian mengaku terkejut saat melihat api pertama kali muncul. “Saya kaget sekali. Saya sedang berjualan nasi goreng di sini, tiba-tiba melihat kobaran api dari sebuah ruko tepat di seberang saya. Api awalnya kecil, tapi lama-lama membesar. Ruko itu memang jarang ditempati pemiliknya,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa warga sekitar sempat berusaha memberi peringatan dan menjauhkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sebelum api semakin meluas.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya kebakaran, khususnya di kawasan pertokoan yang memiliki instalasi listrik lama atau bangunan yang jarang digunakan. Kurangnya perawatan serta pengawasan terhadap kondisi listrik dapat menimbulkan risiko besar, tidak hanya bagi pemilik bangunan, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.


Pihak terkait diharapkan dapat melakukan pendataan dan evaluasi terhadap bangunan-bangunan kosong atau jarang ditempati, terutama yang berada di kawasan padat penduduk dan jalur utama. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar.


Dengan tidak adanya korban jiwa, peristiwa ini patut disyukuri. Namun, kerugian materi dan dampak sosial yang ditimbulkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan pencegahan kebakaran di masa mendatang.

Senin, 23 Februari 2026

Bro Fir Art Dan Peran Strategis Media Dalam Piala Pangdam III Siliwangi

Cibinong - Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi yang diselenggarakan pada 12–15 Februari 2026 menjadi salah satu agenda olahraga nasional yang paling bergengsi di awal tahun ini. Bertempat di GOR Laga Tangkas Pakansari, ajang ini sukses mempertemukan ribuan atlet pencak silat dari berbagai penjuru Nusantara dalam satu arena kompetisi yang sarat nilai sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian budaya bangsa.



Salah satu figur yang turut berperan penting dalam kesuksesan acara ini adalah Muhamad Firdaus, yang juga dikenal dengan nama Bro Fir Art, selaku CEO PT. Purnama Graphy Studio. Dalam kejuaraan nasional ini, Firdaus dipercaya untuk menjadi bagian dari tim media resmi yang berada di bawah naungan PT. Red Eagle Management, selaku Event Organizer, yang berkolaborasi erat dengan tim media dari Yayasan Jagas Muda Nusantara.


Event Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi diikuti oleh kurang lebih 2.100 atlet yang tergabung dalam 200 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar tingkat sekolah, santri pesantren, mahasiswa, hingga kategori umum. Hal ini menunjukkan bahwa pencak silat tidak hanya menjadi cabang olahraga prestasi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan jati diri generasi muda lintas usia dan latar pendidikan.


Kejuaraan ini secara resmi diselenggarakan oleh Mayjen TNI Kosasih, selaku Pangdam III/Siliwangi, yang bersinergi dengan Yayasan Jagas Muda Nusantara serta PT. Red Eagle Management. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga bela diri tradisional membutuhkan dukungan menyeluruh dari unsur militer, swasta, dan masyarakat sipil.


Selama empat hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme. Firdaus, sebagai bagian dari tim media, turut mengambil peran strategis dalam mendokumentasikan setiap tahapan acara. Dengan bermodalkan peralatan dokumentasi profesional berupa kamera foto dan video, ia bersama tim media bekerja secara intensif untuk memastikan setiap momen penting terekam dengan baik.


Proses dokumentasi tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi telah dimulai sejak Technical Meeting yang diselenggarakan pada 7 Februari 2026 di Gedung Dispora Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi tahapan awal yang sangat krusial, karena di sinilah seluruh perwakilan kontingen mendapatkan penjelasan teknis terkait aturan pertandingan, sistem penilaian, serta tata tertib kejuaraan. Dokumentasi kemudian berlanjut pada persiapan H-1 pertandingan, suasana gladi bersih, hingga pelaksanaan Opening Ceremony yang berlangsung meriah.


Meskipun pada hari pembukaan sempat terjadi musibah hujan badai yang melanda kawasan GOR Laga Tangkas Pakansari dan sekitarnya, hal tersebut tidak sedikit pun mengurangi semangat para atlet, panitia, maupun tim media yang bertugas. Justru kondisi tersebut menjadi simbol kuatnya tekad dan daya juang seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan kejuaraan ini hingga tuntas.


Meskipun hujan turun dengan deras dan cuaca kurang bersahabat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet yang tampil dalam pembukaan pertandingan. Antusiasme tetap terasa kuat, terlebih dengan sorak sorai dan dukungan penuh dari ofisial, pelatih, serta para penonton. Suasana seremoni pembukaan pun berlangsung hangat, meriah, dan dipenuhi energi semangat yang membara. Tidak hanya itu, kehadiran berbagai sponsor serta para pedagang yang menggelar bazar di sekitar area venue turut menambah kemeriahan acara. Aktivitas bazar ini juga menjadi bentuk dukungan ekonomi kreatif lokal yang tumbuh seiring dengan terselenggaranya event berskala nasional.


Puncak acara kejuaraan pada 15 Februari 2026 menjadi momen yang paling dinantikan. Selain pertandingan final dan penyerahan medali, Firdaus juga menjalankan tugas jurnalistik berupa kegiatan doorstop interview dengan sejumlah tokoh penting yang hadir. Beberapa di antaranya adalah perwakilan PB IPSI serta Brigjen TNI Thomas Rajunio, yang hadir mewakili Pangdam III/Siliwangi.


Doorstop interview tersebut dilakukan untuk menggali pandangan dan apresiasi para tokoh terhadap penyelenggaraan kejuaraan, dampaknya bagi pembinaan atlet muda, serta harapan ke depan bagi perkembangan pencak silat nasional. Hasil wawancara ini menjadi materi penting yang memperkaya publikasi dan pemberitaan seputar event, sekaligus menjadi arsip berharga bagi penyelenggara dan masyarakat luas.


Sebagai insan media, Firdaus menyampaikan bahwa tugas dokumentasi dalam sebuah event nasional bukanlah hal yang ringan. Diperlukan kesiapsiagaan, fokus tinggi, serta kepekaan terhadap setiap detail yang terjadi di lapangan. Menurutnya, setiap detik dalam sebuah kejuaraan memiliki nilai historis yang tidak dapat diulang kembali.



“Kami sebagai media tentunya secara tidak langsung dituntut untuk selalu sigap, fokus, dan peka terhadap segala kejadian yang terjadi dalam event ini. Setiap momen yang berlalu sangatlah berharga karena tidak akan bisa diulangi lagi. Satu-satunya cara agar momen tersebut tetap abadi adalah melalui peran tim media,” ungkap Firdaus.


Keberhasilan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi 2026 ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, event ini juga membuktikan bahwa pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia masih memiliki tempat yang kuat di hati generasi muda.


Dengan sinergi yang solid antara penyelenggara, atlet, sponsor, masyarakat, serta tim media profesional, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran, pembinaan karakter, dan penguatan identitas bangsa melalui olahraga pencak silat.

Sabtu, 21 Februari 2026

Satu Tahun Kepemimpinan Rudy Susmanto Ketua KNPI Cibinong Apresiasi Kemajuan Signifikan Di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kecamatan Cibinong, Yoga Triana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian satu tahun kinerja Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Yoga menilai, di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, pembangunan di Kabupaten Bogor menunjukkan arah yang sangat positif, terutama dalam hal pemerataan infrastruktur.


Menurut Yoga, dampak pembangunan tersebut kini sangat dirasakan langsung oleh elemen masyarakat di berbagai wilayah. Sebagai pusat pemerintahan, Kecamatan Cibinong telah berhasil bertransformasi menjadi "Wajah Kabupaten Bogor" yang membanggakan.


"Kami melihat adanya komitmen kuat dari Bapak Rudy Susmanto dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Cibinong, sebagai etalase atau wajah dari Kabupaten Bogor, kini mengalami peningkatan pembangunan yang signifikan dan dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat luas," ujar Yoga Triana dalam keterangannya, Minggu (22/2).


Selain menyoroti aspek infrastruktur, Yoga Triana secara khusus mengapresiasi perhatian besar Bupati Rudy Susmanto terhadap eksistensi dan peran pemuda. Sebagai Ketua PK KNPI Cibinong, ia merasakan adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan organisasi kepemudaan.


"Bupati sangat memahami bahwa pemuda adalah mesin penggerak pembangunan. Kami mengapresiasi penuh ruang dan perhatian yang diberikan kepada pemuda untuk ikut berkontribusi membangun daerah," tambahnya.


Menutup pernyataannya, Yoga berharap agar ruang kolaborasi bagi generasi muda terus diperlebar. Ia meyakini bahwa dengan memberikan porsi besar bagi pemuda, visi memajukan Indonesia dapat dimulai dari langkah nyata di tingkat lokal.


"Semoga pemuda terus memiliki ruang besar untuk membangun Indonesia melalui Kabupaten Bogor. Kami di KNPI berkomitmen untuk terus mengawal dan memajukan Kabupaten Bogor, dimulai dari penguatan di Kecamatan Cibinong," pungkas Yoga.

Banner Wartasejagat