Oleh : Muhamad Firdaus - Pimpinan Redaksi
Sebagai wujud nyata dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cibinong bersama Komunitas Bogor Movement dan Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Cibinong menggelar kegiatan Bogor Zero Waste. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor yang rutin diselenggarakan setiap hari Minggu pagi, pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Lokasi kegiatan berada di Jl. Raya Tegar Beriman, kawasan Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor, yang menjadi pusat aktivitas masyarakat saat CFD berlangsung. Melalui kegiatan ini, para pemuda berupaya mengimbau sekaligus mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di ruang publik.
Bogor Zero Waste diikuti oleh sejumlah pemuda dari berbagai latar belakang organisasi yang memiliki kesamaan visi dan kepedulian terhadap isu lingkungan. Semangat yang ditunjukkan para pemuda ini lahir dari kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Kesadaran tersebut menjadi bentuk interpretasi nyata dalam menjaga alam, dimulai dari hal-hal sederhana yang dapat dilakukan secara langsung. Dalam pelaksanaannya, para pemuda yang terlibat tidak hanya menyampaikan imbauan secara lisan, tetapi juga memberikan contoh konkret dengan memungut sampah yang berserakan di sepanjang area Car Free Day. Aksi sederhana ini menjadi pesan kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Aksi para pemuda tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat. Terlihat sejumlah pengunjung dan peserta Car Free Day turut mengikuti langkah yang sama dengan memungut sampah di sekitar mereka dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia. Interaksi ini menunjukkan bahwa keteladanan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kolektif. Ketika masyarakat melihat contoh langsung, mereka cenderung lebih mudah tergerak untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua KNPI Kecamatan Cibinong, Yoga Triana Anshory, saat diwawancarai oleh pihak media, menjelaskan bahwa kegiatan Bogor Zero Waste berawal dari hasil diskusi antara KNPI Kecamatan Cibinong, Komunitas Bogor Movement, dan Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Cibinong. Diskusi tersebut mempertemukan gagasan dan semangat yang sama dalam menjaga lingkungan, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor dan Kecamatan Cibinong. Menurutnya, kesamaan visi dan frekuensi inilah yang kemudian melahirkan gerakan Bogor Zero Waste sebagai wadah aksi nyata para pemuda.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah membawa Kabupaten Bogor ke arah yang lebih baik melalui berbagai kebijakan dan pembangunan. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut. Gerakan Bogor Zero Waste hadir sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, membebaskan lingkungan dari sampah, serta menghindarkan berbagai hal yang dapat mengganggu kenyamanan bersama. Adapun tagline yang diusung dalam gerakan ini adalah “Pungut Sampahmu, Cintai Lingkunganmu”, yang mengandung pesan sederhana namun sarat makna.
Pesan yang disampaikan oleh Ketua KNPI Kecamatan Cibinong tersebut menunjukkan bahwa Bogor Zero Waste bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki tujuan jangka panjang dalam membangun kesadaran masyarakat. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk memahami bahwa kebersihan lingkungan berkaitan erat dengan kualitas hidup. Para pemuda, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Cibinong, memiliki peran strategis dalam menghidupkan semangat kepedulian ini secara berkelanjutan, baik melalui aksi langsung maupun kampanye yang dilakukan di ruang publik.
Presidium Komunitas Bogor Movement juga turut menyampaikan pandangannya ketika dimintai keterangan oleh pihak media. Ia menjelaskan bahwa Bogor Movement merupakan inisiatif generasi muda yang berupaya mengambil peran nyata dalam menghadapi permasalahan sampah di Kabupaten Bogor. Gerakan ini lahir dari kesepakatan para pemuda lintas organisasi yang memiliki semangat dan tujuan yang sama, tanpa adanya keterlibatan pemerintah maupun organisasi kepemerintahan lainnya. Seluruh kegiatan yang dilakukan merupakan wujud murni dari semangat kepedulian dan perjuangan para pemuda terhadap persoalan sampah, terutama yang kerap muncul saat pelaksanaan Car Free Day.
Menurutnya, aksi pengumpulan sampah yang dilakukan saat CFD tidak hanya bertujuan untuk membersihkan area kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Dengan melihat langsung aksi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Setiap individu memiliki peran dalam menjaga kebersihan, sekecil apa pun tindakan yang dilakukan.
Permasalahan sampah memang tidak dapat dianggap sepele. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Lingkungan yang kotor berpotensi menjadi sumber penyakit, serta dapat memicu bencana alam seperti banjir akibat tersumbatnya saluran drainase dan aliran sungai oleh sampah yang dibuang sembarangan. Kondisi ini sering kali terjadi karena kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap dampak jangka panjang dari perilaku membuang sampah sembarangan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Cibinong juga menyampaikan pandangannya terkait dampak dari kegiatan Bogor Zero Waste. Ia menegaskan bahwa meskipun aksi yang dilakukan terlihat sederhana, seperti memungut sampah yang terlihat, namun dampaknya tetap ada. Dampak tersebut dapat dirasakan pada aspek kebersihan, kesehatan, serta kelancaran jalur-jalur drainase yang kerap tersumbat oleh sampah. Ia menambahkan bahwa berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, upaya menjaga lingkungan memang membutuhkan waktu dan tidak selalu memberikan hasil yang instan. Namun, dengan konsistensi dan kesadaran bersama, langkah-langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam. Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah bersama Bogor Movement dan KNPI Kecamatan Cibinong berkomitmen untuk terus melakukan aksi-aksi sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Ketika manusia menjaga alam dengan tidak merusaknya, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kebersihan lingkungan, maka alam pun akan ikut menjaga manusia dari berbagai bencana yang muncul akibat perilaku manusia itu sendiri. Prinsip kita jaga alam, alam jaga kita menjadi pesan utama yang ingin disampaikan melalui gerakan Bogor Zero Waste. Sejalan dengan tagline “Pungut Sampahmu, Cintai Lingkunganmu”, gerakan ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan di mana pun berada dengan membuang sampah pada tempatnya dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


.jpg.jpeg)



.jpg)



.jpg)
.jpg)


.webp)

